Wisata

Blangsinga Waterfall

07/08/2018

Dari beberapa air terjun yang ada di Bali, Blangsinga merupakan salah satu air terjun favorit yang pernah saya kunjungi dimana lokasinya terletak di kabupaten Gianyar. Sebenarnya air terjun ini memiliki dua nama yaitu Blangsinga dan Tegenungan. Terus, kenapa memiliki dua nama? Jaawaaabaaannya adalah (………). Salah seorang teman merekomendasikan tempat ini karena info dari temannya katanya air terjunnya keren. Maka dari itu kami pun menyusun rencana untuk membuktikannya 👀. Ada dua akses menuju air terjun yaitu melalui desa Tegenungan dan desa Blangsinga. Tergantung kita masuk lewat mana. Jika masuk melalui desa Tegenungan maka namanya air terjun Tegegungan dan kalau masuk melalui desa Blangsinga maka namanya air terjun Blangsinga. Itulah kenapa namanya ada dua padahal air terjunnya sama saja🙈.

Loket pembelian tiket

Tiba pada hari pembuktian 😎. Kami memutuskan masuk melalui desa Blangsinga. Waktu tempuh dari Kuta ke lokasi membutuhkan waktu sekita kurang lebih 50 menit. Setelah melewati beberapa tikungan, kami pun mendarat dilokasi dengan mulus (padahal cuma naik mobil) 🙊. Ya sebelum masuk kita harus beli tiket dulu jangan langsung nyelonong saja. Tiket masuknya murah kok, kami cuma bayar 50 ribu dan kebetulan kami ada lima orang. Jadi per orang itu dikenakan biaya hanya sebesar 10 ribu. Murah kan? Iya murah. (Ini tiket masuk lewat desa Blangsinga ya, kalau lewat desa Tegenungan belum tau berapa biaya masuknya). Tempat wisata air terjun Blangsinga buka mulai pukul 07.00 pagi sampai pukul 06.00 sore.

Menuju TKP

Setelah tiketnya sudah ditangan, kami pun menyusuri anak tangga satu per satu menuju air terjun. Ditengah perjalanan sebelum sampai ke TKP, muncul pertanyaan dalam hati saya “ini air terjunnya dimana ya? Kok cuma sungai?” Ternyata oh ternyata kami berada tepat diatas air terjun 😂 (kalau masuk lewat desa Tegenungan, katanya air terjunnya bisa langsung terlihat). Kami pun harus turun lagi melewati anak tangga supaya bisa menikmati pemandangan air terjun dari bawah. Pastinya sebelum turun, kami foto-foto dulu lah 🙈.

Tepat Berada diatas Air Terjun

Sampailah diarea bawah air terjun. Beberapa orang pengunjung terlihat asyik selfie dengan latar belakang air terjun, ada juga beberapa orang pengunjung sedang nyemplung merasakan hempasan (baca: percikan) air terjun dan bahkan ada pengunjung hanya duduk sambil menikmati pemandangan yang begitu sejuk dipandang mata. Kalau kami? Ya sibuk menikmati pemandangan sambil mengabadikan momen.

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan

Setelah semuanya puas foto-foto dan selfie-selfie, kami memutuskan untuk kembali melanjutkan perjalanan. Tetapi sebelum itu kami harus melewati lagi kembali beberapa anak tangga. Melewati anak tangganya tidak senyaman waktu menuju lokasi air terjun karena hanya menuruni anak tangga dan kali ini harus menanjak. Ah yang ini bakalan mudah (berbisik dalam hati) karena medannya tidak seperti yang ada di air terjun Gerombong atau air terjun Nungnung 😎.

Santai tidak hanya di pantai

Karena tidak sabar pengen cepat-cepat ke parkiran, kami pun ngebut melewati anak tangga. Awalnya sih enteng-enteng saja tapi lama kelamaan langkah kaki semakin berat, nafas pun tidak karuan dan keringat bercucuran dibagian-bagian tertentu. Setelah sampai diparkiran, sangat terlihat diwajah teman-teman terpancar kelelahan yang luar biasa (saya juga begitu 👀) dan bahkan ada salah seorang dari kami yang sempat ngomong “seperti mau pingsan” 😂. Tapi untungnya kami masuk melalui desa Blangsinga karena kalau masuk melalui desa Tegenungan jaraknya lebih jauh dari pintu masuk ke lokasi air terjun. Dan kami pun memutuskan untuk istirahat sejenak sebelum bergeser menuju tempat yang akan dikunjungi selanjutnya.

Kembali menuju puncak 

Oh iya disekitar lokasi terdapat tempat belanja oleh-oleh yaitu Krisna Bali Souvenir Center.

Author Bio

Andi Nurfauzan

I am Buginese

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply