Pribadi

Semangat Baru

30/03/2018

Setelah lama menimbang-nimbang akhirnya memutuskan dan menetapkan (apa tong) untuk cuti lebih cepat dari rencana sebelumnya. Saya balik ke Makassar pada tanggal 17 Februari 2018 untuk bertemu istri tercinta (tsahhh) yang pada saat itu lagi menanti kelahiran anak pertama kami. Setelah melewati hari demi hari, kami sudah tidak sabar menanti kehadiran anak pertama kami yang diprediksi akan lahir pada tanggal 22 Februari 2018 sesuai dengan perhitungan HPL (Hari Perkiraan Lahir). Menurut dokter, anak kami bisa saja lahir lebih cepat bahkan bisa lewat dari perhitungan HPL dan benar anak kami lahir melewati perhitungan HPL. Kami memutuskan untuk konsultasi lagi ke dokter karena memang sebelumnya diminta datang lagi kalau memang melewati prediksi. Dan dokter pun menyarankan agar berjalan lebih sering lagi terutama dipagi hari.

Sesuai anjuran dokter, kami melaksanakan dan memanfaatkan waktu untuk jalan-jalan sekalian nongkrong sambil pacaran (aw aw aw) ๐Ÿ˜‚. Salah satu tempat yang kami kunjungi yaitu Pantai Losariย untuk melihat matahari nyemplung dan menikmati Pisang Epe’ yang ntah kapan terakhir kali makan ๐Ÿค”.

Pantai Losari
Salah satu spot foto di Pantai Losari

Ahad malam tepatnya tanggal 25 Februari 2018, Istri tidak bisa tidur karena perutnya sedang bergejolak dan dia minta dibawa ke rumah sakit karena dia pikir mungkin sudah waktunya melahirkan tapi saya mencoba menenangkan agar menunggu beberapa jam siapa tau rasa sakitnya hilang. Pada saat yang bersamaan juga MU main lawan LFC. Mau nonton tapi TVnya lagi tidak bersahabat akhirnya streaming dah. Pas lagi asik streaming, malah koneksi juga ikut-ikutan tidak bersahabat apalah daya cuma bisa ikuti perkembangan di twitter tapi untung diakhir pertandingan MU yang menang ๐Ÿ˜Ž. Eh malah ngomongin bola ๐Ÿ™ˆย oke lanjut. Setelah beberapa jam sakitnya masih terus berlanjut dan dia pun meminta supaya segera ke rumah sakit. Saya bilang “tanggung, tidak tunggu sekalian besok pagi saja?” ๐Ÿ™Šย tidakย ada kata-kata yang keluar selain ekspresi wajah yang lagi berusahan menahan sakit. Akhirnya saya bawa ke rumah sakit naik motor dan waktu menujukkan jam satu dini hari.

Tiba di rumah sakit langsung diperiksa sama bidan dan disuruh nginap. Setelah dicek ternyata baru bukaan 3 (masih lama). Sambil menunggu pemeriksaan selanjutnya, mencoba untuk istirahat sejenak tapi apa daya mata tidak bisa terlelap. Waktu semakin mendekati pagi, pasien pun semakin bertambah yang awalnya hanya kami. Pemeriksaan berikutnya jam 5 pagi hasilnya sudah bukaan 5. Dokter menyarankan supaya banyak berjalan dulu supaya bisa mempercepat bukaan berikutnya. Jam 9 diperiksa lagi dan hasilnya masih sama bukaan 5 tidak ada kemajuan. Menunggu pemeriksaan berikutnya, istri tetap berusaha menahan sakit yang semakin bergejolak, saya pun berusahan menenangkan agar sakitnya bisa ditahan. Dokter pun membantu secara medis supaya cepat bukaan berikutnya.

Sekitar jam 12 siang, istri sudah tidak kuat lagi menahan sakit mungkin karena dia merasa anaknya sudah mau lahir (padahal pemeriksaan berikutnya jam 1 siang). Bidan mencoba memeriksa perkembangan dan meminta mempersiapkan perlengkapan persalinan. Setelah melewati proses persalinan (yang ini tidak perlu diceritakan karena saya langsung membayangkan bagaimana perjuangan orang tua saya dulu waktu melahirkan saya) ๐Ÿ˜”. Dan ALHAMDULILLAH lahir lah anak pertama kami (perempuan) pada hari Senin, 26 Februari 2018 tepat pukul 12.30 wita yang kami beri nama “Amirah Zuhairah”.

Kalau ditanya bagaimana perasaan waktu anak saya lahir? Tidak ada kata-kata yang bisa mewakili perasaan saya selain “Begitu Indah” ๐Ÿ˜ dan bagi saya ini merupakan Semangat Baru” dalam menjalani hari demi hari.

Jadi, sedikit saran untuk yang masih single ๐Ÿ‘€ kalau mau juga merasakan tunngu apalagi cepatlah menikah jangan ditunda-tunda “lagi” apalagi kalau sudah memenuhi syarat dan diwajibkan untuk segera menikah. Bagi yang sudah menikah dan belum dikaruniai anak, tetaplahย  berusaha jangan kasi kendor ๐Ÿ’ช๐Ÿ‘€ dan jangan lupa selalu berdoa, Insya Allah akan disegerakan. Aamiin. ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Author Bio

Andi Nurfauzan

I am Buginese

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply