Tips & Trik

Jual Foto Dibayar Dollar

14/02/2019

Berawal dari proses memindahkan foto dan video ke komputer karena memori card kamera sudah full dengan banyaknya koleksi foto dan beberapa video (walaupun tidak bagus-bagus amat). Dalam proses backup file, tiba-tiba berpikir dan terlintas beberapa pertanyaan di pikiran saya, “lama-kelamaan koleksi foto saya ini makin bertambah banyak, bagaimana kalau saya jual saja ya? kan fotonya biasa-biasa saja? apakah ada yang mau berbaik hati membelinya? ah tidak mungkinlah, eh tapi kalau memang benar ada yang mau beli kira-kira dimana dan bagaimana cara menjualnya?”.

Setelah penasaran beberapa detik, saya putuskan untuk berselancar di internet mencari tau bagaimana sebuah foto hasil karya sendiri bisa dibeli oleh orang yang membutuhkan. Bermunculan banyak artikel, kemudian sayapun dengan serius membacanya satu-persatu. Hasilnya ketemulah salah satu artikel yang ada kalimatnya seperti ini “jual foto dibayar dollar” (nah ini yang saya cari) dan membuat saya tambah semangat membacanya. Pada akhirnya pilihan jatuh juga ke Shutterstock.

Contoh penghasilan dari jual foto di Shutterstock

Shutterstock merupakan salah satu situs mikrostock yang menjadi tempat atau sarana bagi para Photographer, Illustrator/Veuctor Artist dan Videographer (yang ada diseluruh penjuru dunia) dalam memasarkan hasil karya terbaik mereka. Shutterstock juga merupakan salah satu mikrostock favorit dengan tingkat penjualan sangat tinggi serta jangkauan marketplacenya yang luas. Shutterstock sendiri didirikan pada tahun 2003 oleh Jon Oringer yang berkantor pusat di New York.

Setelah membaca beberapa penjelasan dan petunjuk, tanpa berlama-lama lagi sayapun dengan lincah mendaftar di Shutterstock untuk menjadi salah seorang Kontributor dan saya pilih sebagai Photographer. Jika ingin mendaftar juga sebagai Kontributor di Shutterstock bisa KLIK DISINI.

Setelah melewati beberapa tahap sayapun berhasil terdaftar dan saya langsung mencoba mengunggah tiga foto (yang instagrameble). Setelah melewati tahap verifikasi foto selama dua hari, hasilnya hanya ada satu foto yang diterima dan yang lainnya ditolak (tidak memenuhi kriteria yang dibutuhkan). Kenapa ditolak sih?

Oke, saya coba unggah lagi setelah mengumpulkan beberapa foto yang lebih bagus lagi dari bongkahan koleksi foto saya (total 27 foto). Setelah melewati lagi tahap verifikasi selama 2 hari (bisa juga sampai 5 hari), dan hasilnya ada 12 foto yang ditolak dan 15 foto diterima (Alhamdulillah lumayan lah). Ada perkembangan karena yang diterima lebih banyak daripada yang ditolak. Setelah mengunggah beberapa foto, saya sudah resmi jadi kontributor di Shutterstock (ciee gitu?). Jadinya saya tambah bersemangat untuk lebih sering lagi berburu foto.

Salah satu foto saya yang diterima

Oh iya, dari beberapa foto yang ditolak terdapat alasan diketerangannya kenapa foto tersebut tidak disetujui. Jadi sebelum mengunggah hasil karyanya sebaiknya baca dulu apa saja syarat yang harus dipenuhi.

Ayo sama-sama menghasilkan karya di Shutterstock dan semoga hasil karya kita banyak dibutuhkan oleh para profesional yang bergerak dibidang industri kreatif maupun dibidang yang lainnya. Aamiin.

NB: Portfolio saya di Shutterstock

Author Bio

Andi Nurfauzan

I am Buginese

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply